Tag Archives: toddler

holiday pictures

Standard

blog 0

Rasanya sekarang waktu berjalan luar biasa cepat. Biasanya juga sudah begitu sih, tapi sekarang ekstra dobel. Bulan depan Sky masuk sekolah (TK-SD di sini digabung, dari umur 4 sampai 12). Kurang dari sebulan lagi dia sudah boleh hadir di sekolah untuk beradaptasi. Kami sudah mendapat surat dari sekolah yang berisi segala informasi dan persiapan yang harus kami lakukan (note ke diri sendiri: masih harus membeli beberapa hal, seperti celana pendek untuk olahraga dan sebuah tanaman kecil dalam pot). Besok kami dijadwalkan untuk parents-meeting sekaligus exit-talk yang terakhir dengan gurunya di preschool. Percakapan resmi terakhir untuk membahas dokumen transfer dari preschool ke SD.

Sejak minggu ini, setiap 2 hari kami memajukan weker 5 menit ke depan. Dengan begitu nanti pas Sky ulang tahun waktu bangun paginya bakal pas. Sekolah mulai persis jam setengah 9, tapi kebetulan persis di weekend sebelum dia ultah jam di sini bakal dimajukan 1 jam (perpindahan dari jam winter ke summer, jadi yang misalnya tadinya jam 7 jadi jam 8). Oya, selain itu kami juga harus memikirkan bakal mentraktir apa nanti saat hari terakhirnya di preschool. Dia sendiri sudah lama ikut galau: “Hmm, bakal nraktir apa ya nanti kalau aku ultah umur 4?” Hehehe… Tapi dia juga menyadari, kadang dengan mata berkaca-kaca: “Sebetulnya agak menyedihkan juga ya…” Yang mana aku tentu berusaha meyakinkannya bahwa nanti di sekolah dia bakal mendapat banyak teman baru yang menyenangkan, dan bahwa banyak dari teman-teman ‘lama’nya juga nantinya akan masuk ke sekolah yang sama.

Begitulah. Seperti yang sudah aku bilang, waktu berjalan begitu cepatnya akhir-akhir ini. Juga karena aku sedang sibuk mengejar ketertinggalan kerjaan dan urusan rumah tangga. Ya kami baru saja pulang, hari Minggu kemarin, dari liburan 12 hari ke Perancis. Seru banget, betul-betul kami nikmati! Belajar dari pengalaman setengah tahun lalu, kali ini kami memotong perjalanan dengan berhenti di tengah-tengah antara kota kami dan Paris (Disneyland tepatnya, yang merupakan tujuan utama). Jadi menginap 3 malam di regio Champagne-Ardennen (perbatasan antara Belgia dan Perancis), baik di awal maupun di akhir liburan. Ideal sekali. Duduk di mobil jadi tidak terasa lama, dan kami jadi mendapat jauh lebih banyak variasi aktivitas, kota, dan suasana untuk dinikmati. Singkat cerita, sebuah liburan yang menyenangkan! (yang terakhir nih sebelum Sky masuk sekolah).

Oya, ada satu cerita seru. Kami mau mengunjungi istana Versailles (sedikit di luar kota Paris), tentu saja karena bersangkut-paut dengan urusan princess dan putri-putrian. Tapi hari itu semuanya tidak mendukung. Macet di sekitar Paris, hujan, taman istana ditutup karena angin yang terlalu kencang, dan kami juga belum punya tiket masuk (lebih baik membeli secara online sebelumnya supaya hemat waktu), jadi harus ikut antri panjang sekali untuk membeli tiket masuk. Antrian mulai dari luar (di bawah payung karena hujan) dan pelan-pelan menuju ke penjualan tiket di dalam gedung. Kami baru saja masuk ke gedung saat alarm berbunyi nyaring. Awalnya semua tenang-tenang saja, bahkan petugas informasi juga diam saja. Tapi lalu petugas keamanan mulai bermunculan dan semua orang diminta keluar melalui pintu-pintu darurat. Di luar mobil polisi bersirene sudah menunggu dan alarm di dalam gedung juga berbunyi terus-menerus. Belakangan kami membaca dari koran lokal bahwa istana Versailles ditutup lebih dari satu jam karena ada tas yang mencurigakan di dekat tempat penjualan tiket. Ada yang kelupaan tas ransel berisi laptop. Untung semua kecurigaan tidak terbukti dan semua baik-baik saja, tapi memang pengalaman yang unik buat yang mengalami. Untung kami belum sampai beli tiket masuk, dan waktu disuruh keluar kami tidak menunggu di sana. Langsung pulang saja, tapi mampir dulu di restoran untuk makan siang, hehe… 😉

Foto-foto impresi liburan kami ada di bawah post ini.

***

blog 1

Voor mijn gevoel gaat de tijd nu ontzettend snel. Meestal voelt het ook al zo, maar nu is het extra verdubbeld. Volgende maand gaat Sky naar de basisschool, over iets minder dan een maand gaat ze al voor het eerst wennen. We hebben een brief van de school ontvangen met alle informatie (moet nog wat dingetjes kopen voor de eerste dag, zoals een gym-korte broek en een plantje), morgen gaan we voor de laatste keer op gesprek met de juf van de peuterspeelzaal (exit-gesprek tevens bespreken van het overdracht document).

We zetten nu om de dag de wekker 5 minuten eerder. Zo bereiken we straks op haar verjaardag precies de goede opsta-tijd. Half 9 stip begint de school maar toevallig valt de zomertijd dit jaar op het weekend vóór haar eerste schooldag. Oja, en we moeten ook nadenken over wat ze gaat trakteren op de laatste dag van haar peuterspeelzaal. Ze is er al heel lang mee bezig. De laatste maanden vraagt ze zich vaak hardop: “Hmm, wat zal ik straks trakteren hè als ik 4 word?” Hihi… Maar ze beseft ook al, soms met tranen in haar ogen: “Het is eigenlijk best verdrietig hè…” Waarna ik haar natuurlijk verzekerde dat zij nog meer nieuwe en leuke vrienden zal maken en dat veel van de ‘oude’ vriendjes straks ook naar dezelfde school gaan.

Maar goed, zoals ik al zei, de tijd gaat zó ontzettend snel. Ook mede omdat ik alle achterstallige werk en huishouden op dit moment aan het inhalen ben. Ja we zijn afgelopen zondag net terug van een 12-daagse vakantie in Frankrijk. Super leuk, we hebben er enorm genoten! Geleerd van de reis van een half jaar geleden, dit keer zijn we gestopt in het midden tussen onze stad en Parijs (Disneyland, waar het doel eigenlijk is). Dus 3 nachten in de Champagne-Ardennen, zowel aan het begin als aan het eind van de vakantie. En dat is ideaal. We zitten voor ons gevoel maar kort in de auto, hebben veel meer variaties aan activiteiten, steden, en bezienswaardigheden. Kortom, een hele geslaagde vakantie (de laatste voordat Sky naar school gaat!).

Oja, dit is nog eens een verhaal. We wilden Versailles bezoeken, natuurlijk vanwege het hoge prinsessen-gehalte. Maar die dag zat alles tegen. File rondom Parijs, regen, de paleistuin dicht vanwege harde wind, en we hebben ook niet online gereserveerd dus een hele lange rij moeten trotseren voor de entree tickets. Eenmaal binnen het gebouw, nog voordat wij de ticket-balie bereikten, ging het alarm af. Eerst bleef iedereen nog kalm, zelfs de mensen achter de informatie balie verroerden zich niet. Maar dan kwam de beveiliging in actie en moesten we allemaal via de nooduitgangen naar buiten, waar politieauto’s en loeiende sirene’s ons opwachtten. Achteraf via het nieuws lazen we dat het paleis meer dan 1 uur lang gesloten was geweest vanwege een verdacht pakketje. Een vergeten rugzak vlakbij de ticket-balie. Loos alarm, maar genoeg voor een bijzondere ervaring. En nee, we hebben gelukkig nog geen tickets gekocht, en ja, we gingen nadat we buiten waren meteen naar huis met een tussenstop bij een lekker restaurantje. 😉

Hieronder de foto-impressie van onze vakantie:

blog 2blog 3blog 4blog 5blog 6blog 7blog 8blog 9blog 10blog 11blog 12blog 13blog 14blog 15 ablog 15blog 16blog 17blog 18blog 19blog 20blog 21blog 22blog 23blog 24blog 25blog 26blog 27 ablog 27 bblog 28blog 29blog 30blog 31blog 32blog 33blog 34

Advertisements

Happy Christmas everyone! :)

Standard

blog6

12 kasir di supermarket semuanya dibuka dan antrinya semua panjang mengular sampai orang susah berjalan di belakangnya. Begitulah suasana hari-hari ini, menjelang Natal dan tahun baru. Semua orang tampak tergesa-gesa, banyak yang menekuni daftar belanjaan di tangan (biasanya untuk menyiapkan hidangan Natal yang menunya panjang dan istimewa), saling bertanya satu sama lain, ‘enggak ada yang terlupa kan ya?’

Kalau aku boleh menjawab: Jangan lupa untuk menikmati, untuk menyepi sejenak di setiap momen. Seolah hari ini hari terakhirmu dan momen itu akan menjadi kenangan terakhirmu. Jangan lupa untuk mensyukuri semua itu.

Dari supermarket kami berjalan pulang, dan di tengah jalan, di kejauhan kami melihat seekor kelinci berwarna coklat. Di lapangan tak bertuan antara gedung-gedung tinggi, sepanjang jalur kereta api. Kami berdiri diam untuk mengamati gerak-gerik si kelinci. Sampai dia meloncat-loncat naik ke bukit dan menghilang masuk ke sebuah lubang. Hari ini kami membeli seikat wortel, dan Sky boleh menaruh satu wortel di depan lubang itu. Besok kami akan menengok kesana lagi, dan kalau wortelnya sudah hilang Sky boleh menaruh yang baru.

***

Alle 12 kassa’s bij de supermarkt zijn geopend en bij alle 12 stonden er een lange rij, zo lang dat mensen niet meer achterlangs kunnen lopen om bij de schappen te kunnen. Iedereen leek gehaast, en de boodschappenlijstjes werden nog eens grondig bestudeerd, ‘of wij niets vergeten zijn?’

Ik zou zeggen: Niet vergeten om te genieten, om stil te staan bij elk moment. Alsof vandaag je laatste dag is en dat moment je laatste herinnering. Niet vergeten om daarover dankbaar te zijn.

Van de supermarkt liepen we terug naar huis en onderweg zagen we in de verte een bruin konijntje. Langs de spoorlijn, bij een verlaten wei tussen de hoge gebouwen. We stonden stil om de beweging van het konijn te volgen. Op een gegeven moment huppelde hij de heuvel op, en verdween in een holletje. Vandaag hebben we bospeen gekocht, en Sky mocht een peentje voor dat holletje neerleggen. Morgen gaan we nog een keer kijken, en als de peen weg is mag Sky er nog eentje leggen.

blog5

lamps, not candles

Standard

blog4

blog5

Aku mendengar Sky bersenandung di bawah pohon natal (lagunya aku terjemahkan, tapi kalau mau mendengar lagu aslinya bisa klik di sini):
“O pohon natal…o pohon natal…betapa indah ranting-rantingmu.
Terakhir kali aku melihatmu di hutan, waktu itu belum ada lilinnya…
O pohon natal…o pohon natal…betapa indah ranting-rantingmu…”

Waktu aku duduk di sebelahnya dia bertanya: “Mama, kok ada lilin di pohon, gimana sih?” Aku menjelaskan bahwa zaman dulu memang orang menaruh lilin menyala di pohon natal, tapi karena bahaya kebakaran, sekarang orang menggantinya dengan lampu, seperti yang juga kami pakai di pohon natal. “O begitu…kalau gitu mulai sekarang aku menyanyi dengan kata ‘lampu’ dan bukan ‘lilin’ lagi”, katanya tegas. Dan memang betul, sejak itu kalau menyanyikan lagu natal terkenal ini dia konsisten mengganti ‘lilin’ dengan ‘lampu’:
“…. Terakhir kali aku melihatmu di hutan, waktu itu belum ada lampunya… “ 🙂

Foto atas: Ada kandang Natal dengan hewan-hewan betulan di kota. Sky suka sekali dengan untanya, yang memang jinak banget, enak untuk dielus-elus.
Foto tengah: Sirkus Natal yang tiap tahun datang ke kota membuka pintu tendanya untuk pengunjung yang ingin melihat-lihat. Seru juga menonton hewan dan para artis sirkus yang sedang berlatih. Mungkin tahun depan kami menonton show-nya betulan, siapa tahu?
Foto bawah: Sebetulnya tidak bagus untuk lingkungan, tapi sampai saat ini kami bersyukur sekali bahwa musim dingin kali ini terhitung ‘hangat’ (sekedar contoh, 5 tahun lalu tanggal segini semuanya putih karena salju, dan tahun lalu juga suhunya berkisar 5 derajat. Hari ini cuaca cerah 13 derajat, jadi memang tidak terasa seperti winter). Bisa sering bepergian, jalan-jalan, dan bermain di luar, menikmati suasana Natal dan menikmati momen bersama keluarga tercinta! 🙂

***

blog1

Ik hoorde Sky neuriede onder de kerstboom:
“O denneboom…o denneboom…wat zijn je takken wonderschoon.
Ik heb je laatst in ‘t bos zien staan, toen zaten er nog geen kaarsjes aan…
O denneboom…o denneboom…wat zijn je takken wonderschoon…”

Toen ik bij haar kwam zitten vroeg ze: “Mama, kaarsjes in de boom? Hoezo?” Ik heb haar uitgelegd dat het vroeger gewoon was om echte brandende kaarsjes in de kerstboom te zetten, maar omdat het brandgevaarlijk was het nu vervangen is met lampjes. “Oh zo…dan zing ik het voortaan geen ‘kaarsjes’ maar ‘lampjes'”, zei ze resoluut. En inderdaad, sindsdien zingt ze consistent de moderne versie van “O denneboom”:
“…. , toen zaten er nog geen lampjes aan…” 🙂

Foto boven: De lieve kameel bij de levende kerststal in de stad aaien.
Foto midden: Een open dag bij de kerstcircus, leuk om te zien hoe de dieren en de circusartiesten oefenen. Misschien volgend jaar een echte voorstelling bijwonen, wie weet?
Foto’s onder: Het is niet goed voor de natuur, maar we zijn tot nu toe dankbaar met dit “warme” winterweer…heerlijk vaak naar buiten gaan, gezellig de kerstsfeer proeven, genieten van het moment en van elkaar! 🙂

blog2

blog3

her drive to learn writing

Standard

blog1

Bagaimana tidak terharu dan bangga, kalau beberapa kali rumah sepi dan aku menemukannya duduk di meja kecilnya sedang berlatih sendiri menulis huruf dan angka, dengan hasil seperti terlihat di sini…

***

Hoe kun je niet ontroerd en trots zijn, als het meerdere keren stil is in huis en je haar ziet de letters en cijfers te oefenen, met dit mooie rijtje als resultaat…

blog2