boring school

Standard

blog-1

Sky ngobrol dengan papa (tapi ngobrolnya nyaris searah, hehe), saat diantar pergi tidur:
“Cerita dong pap, gimana waktu papa dan mama menikah dulu? Dan waktu papa masih sekolah, gimana ceritanya? Di sekolah orang besar (= universitas) itu waktu papa ketemu mama kan? Apa kalian waktu itu bermain bersama di halaman sekolah? Enggak? Wah, boring (= membosankan) lho. Makan buah bersama? Makan siang? Lalu bermain keluar? Enggak??? Ahhh boring ah! Nggak ada bak pasir pula di sekolah? Boring! Kalian boleh mengukur gang sekolah nggak? Tidak boleh? Aku boleh lho. Sekolahku memang menyenangkan banget ya.” 😀

NB: Yang namanya mengukur gang itu adalah anak, biasanya berdua, diberi alat pengukur. Bisa penggaris kayu, rol meteran, atau alat lain. Lalu disuruh mengukur gang di antara kelas-kelas. Fokusnya bukan pada hasil, tapi pada prosesnya.

***

Sky tegen papa, een bijna eenzijdig gesprek voordat ze naar bed ging:
“Vertel eens pap, hoe was het toen jullie getrouwd waren? En toen je op school zat, hoe was dat? Je hebt mama op de grote school ontmoet, toch? Gingen jullie toen samen buiten spelen? Nee? Saai hoor! En samen fruit eten? En boterham eten? Daarna buiten spelen? Neeeee?? Wat saai! En ook geen zandbak? Saai!! Mochten jullie ook de gang meten? Nee? Nou, ik wel hoor. Ik heb een hele leuke school hè!” 😀

blog-1a

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s