first gift from Sinterklaas

Standard

Disclaimer for English speaking readers:
The Dutch Sinterklaas is not the same as the Christmas Santa Claus. Yes I know it sounds weird, but we kinda have double celebrations here (speaking about commercialism and consumerism during the holiday seasons…double as long!). When Santa Claus is celebrated at Dec 25th, Sinterklaas has come last week all the way from Spain, and will stay in this country until Dec 5th (his birthday) before heading back to Spain the day after. During these 3 weeks he and his helpers will travel around the country to spread gifts for all children who put their shoes in front of the fireplace (or the front door). 🙂

***

blog

Akhirnya Sky boleh menaruh sepatunya untuk Sinterklaas. Untung dia belum sadar bahwa sebetulnya aneh kalau dia baru boleh menaruh sepatunya di hari Jumat dan bukan hari-hari lainnya, hehe… Untuk tahun depan kami sudah belajar bahwa ada beberapa metode lain yang lebih meyakinkan, seperti membuat kartu yang menunjukkan apakah Sinterklaas ada di sekitar kota, atau boleh menaruh sepatu tiap hari, tapi Sinterklaas kan tidak tiap hari punya waktu untuk mengisi sepatunya.

Mungkin harus dijelaskan sedikit tentang Sinterklaas ini ya. Di Belanda memang perayaannya bisa dibilang dobel. Sinterklaas tidak sama dengan Santa Claus yang tentu saja dirayakan saat hari Natal. Sinterklaas ini ceritanya datang dari Spanyol naik kapal, dan datang sekitar pertengahan November (minggu lalu) ke Belanda. Di sini dia tinggal sampai tanggal 5 Desember (hari ulang tahunnya) dan akan balik lagi ke Spanyol di hari berikutnya. Selama 3 minggu ini dia dan pembantu-pembantunya para Piet akan berkeliling membagi-bagi hadiah untuk anak-anak yang menaruh sepatunya.

Kami memberi Sky sebuah wortel untuk ditaruh di sepatu, ini untuk Amerigo, kuda putih Sinterklaas. Selain itu Sky bersama dengan papa mewarnai sebuah gambar Sinterklaas (biasanya anak-anak menaruh hadiah kecil juga buat Sinterklaas di sepatu). Gambarnya digulung di sekitar wortel, lalu ditaruh di sepatu. Karena kami tidak punya perapian (ceritanya kan Piet akan masuk ke rumah lewat cerobong asap dan turun ke perapian) jadi sepatunya ditaruh di depan pintu masuk, kan Sinterklaas pasti harus lewat situ kalau mau masuk ke rumah. Lalu menyanyikan lagu Sinterklaas dan menunggu semalaman…

blog2Reaksi Sky pagi tadi sesudah bangun tidur bisa dilihat di film (ada di bagian paling bawah). Tidak bosan-bosannya kami tonton berulang kali…lucuuu banget!!! 🙂
Ini terjemahan isi filmnya:
Papa: “Kamu mau lihat apa Sky?”
Sky: “Lihat sepatu yang di depan pintu.”
Papa: “Oke, ayo kita lihat.”
Sky berlari ke pintu depan: “Masih ada… (diam) …ada kado di bawahnya… tapi wortelnya… wortelnya hilang! Ada kado…”
Papa: “Apa, wortelnya hilang?”
Sky: “Wortelku…iya hilang. Gambarnya juga hilang! Mungkin…mungkin ada di dalam kadonya!”
Papa: “Mungkin ada di dalam kado? Ayo kita lihat yuk.”

Sky memungut hadiah, surat dan sepatunya lalu berlari masuk ke ruang keluarga. Walaupun papa berusaha mengeremnya (tunggu sebentar Sky!) dan bertanya apa isi suratnya (karena harusnya surat ini dibaca dulu sebelum membuka kado), tapi Sky sudah tidak sabar dan mengeluarkan isi kadonya, lalu bilang:
Sky: “Ooo….selimut…lucu…”
Lalu dibongkarnya bungkus kado lagi, siapa tahu masih ada yang tersisa…

Bagian 2 dari film (Sky sudah dipakaikan kacamata oleh papa), dia melepas karet yang tadinya menggulung isi kadonya, lalu setelah mencermati dengan seksama benda yang tadinya dia kira selimut itu, lalu akhirnya bilang:
Sky: “Ooo…gaun…. Gaun bagus untukku! Wah, bagusnya…”
Lalu mengangkat jempolnya sambil masih terus mengagumi rok barunya, hehe…

Ini isi surat dari Sinterklaas yang menyertai si kado:

Sky yang manis,
Terima kasih banyak atas gambar yang kamu warnai,
dan Amerigo suka sekali dengan wortel yang kamu beri.
Aku sudah mendengar dari Piet-Tari,
bahwa kamu tiap minggu suka pergi menari.
Dengan perasaan yang mendalam akan ritme dan nada,
kamu menari mengikuti musik yang ceria.
Maka itu aku memberimu hadiah ini,
supaya minggu depan kamu bisa menari lagi.
Salam dari Sint.

blog1

***

Sky mocht eindelijk haar schoentje zetten. Gelukkig heeft ze nog niet zoveel besef waarom het raar is dat zij haar schoen op vrijdag mag zetten en niet op andere dagen, hihi…Voor volgend jaar hebben we al wat methodes geleerd om het makkelijker en betrouwbaarder te maken (bijv met een Piet-afstreep-kaart, of elke dag zetten maar Sint heeft natuurlijk niet elke dag tijd om langs te komen). We hebben haar een wortel gegeven voor in de schoen, uiteraard voor Amerigo, het paard van Sinterklaas. Daarnaast kleurde Sky samen met papa een mooie tekening van en voor Sinterklaas in. Tekening om de wortel heen gerold en in de schoen gezet. We hebben geen schoorsteen dus Sint zal wel via de voordeur naar binnen moeten, dus heeft ze haar schoen bij de voordeur gezet. Sinterklaasliedjes gezongen, en afwachten maar.

Wat er de volgende morgen (vanmorgen dus) gebeurde kun je beter zelf kijken in het filmpje (helemaal onderaan). We hebben het nu al een paar keer bekeken, kunnen er geen genoeg van krijgen… ge-wel-dig!!! 🙂

De begeleidende brief van Sinterklaas:

Lieve Sky,
Hartelijk dank voor de mooie tekening van mij,
en met de wortel is Amerigo erg blij.
Ik heb van Dans Piet gehoord,
dat je elke week een dansje scoort.
Met veel gevoel van ritmiek,
dans je op vrolijke muziek.
Daarom stop ik dit in je schoen,
dan kun je volgende week weer een dansje doen.
Groet, Sint.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s