Monthly Archives: November 2014

carpentry and craft, and lotsss of play

Standard

blog2

Hari ini kami mengunjungi sebuah tempat bermain (yang artinya: bermain buat Sky, olahraga buat kami, hehe). Ada beberapa Piet Hitam juga (masih bertema Sinterklaas) yang datang berkunjung dan ikut bermain bersama anak-anak. Awalnya Sky agak kaget melihat ada Piet, tapi sesudahnya dia tertarik juga dan dengan gembira berlarian mengikuti Piet kemana-mana. Selain itu kami juga membuat beberapa kerajinan tangan (Sky baru-baru ini mulai belajar bagaimana cara menggunting dengan gunting khusus anak). Dan juga belajar bertukang, tentunya secara aman. Sekarang dia sudah tahu bagaimana menggunakan palu, moga-moga tekniknya tidak digunakan di seputaran rumah ya, hehe…

***

blog3

We zijn vandaag bij een speelparadijs geweest (het betekent: spelen voor Sky, sporten voor ons, haha). De Pieten waren op bezoek en speelden met de kids mee. Sky schrok eerst een beetje toen ze de Pieten zag, maar daarna vond ze het toch leuk en volgde de gekke Pieten overal. Daarnaast hebben we lekker geknutseld (Sky heeft recent een beetje geleerd hoe zij een kinderschaar moet gebruiken). En ook (veilig) getimmerd! Nu weet zij hoe een hamer werkt, hopelijk gaat ze het niet overal in het huis toepassen, hihi…

second Sinterklaas gift: princess soap!

Standard

blog2

Ini surat pengantar dari Sinterklaas, bersama dengan kado yang tadi pagi kami temukan di bawah sepatunya di depan pintu rumah (betul-betul ya, si Sinterklaas memang serba tahu…):

Sky yang manis,
Aku mendengar kabar baik dari Piet-Mandi,
bahwa kamu mencuci mukamu setiap hari.
Nyaman berendam di bak air hangat,
bermain air dan menciprat-ciprat.
Oh, tapi sayang sekali,
sabun Hello Kittymu kemarin habis tak berisi.
Untung Piet-Mandi bisa cepat menemukan solusi,
supaya besok malam kamu bisa mandi lagi.
Salam dari Sint dan Piet-Mandi.
PS: Amerigo senang sekali dengan wortel di dalam sepatu, 
dan gambar darimu sekarang tergantung di ruang kerjaku.

***

Dit is de begeleidende brief van Sinterklaas, samen met het cadeautje die wij vanochtend onder haar schoentje aantroffen (die Sint, die weet ook echt alles hè…):

Lieve Sky,
Ik hoorde van Bad-Piet een goed bericht,
jij wast elke avond je gezicht.
Lekker elke dag in een warm bad,
waarin je lekker met water spat.
Maar wat een strop,
je Kitty-zeep is op.
Daar heeft Bad-Piet snel wat aan gedaan,
zodat je morgen weer lekker in bad kunt gaan.
Groet van Sint en Bad-Piet.
PS: Amerigo is super blij met de wortel, 
en de tekening heb ik opgehangen in mijn werkkamer.

2 years and 8 months old today! ♥

Standard

blog

Sepulangnya dari sekolah Sky bercerita: “Mama, di sekolah tadi E (sahabat karibnya) bilang bahwa dia mau menikah…denganku.”
Aku: “O itu manis kan. Karena kamu menikah hanya dengan orang yang paling kamu sayangi.”
Sky (berpikir sebentar): “Hmm…seperti papa dan mama!” Lalu dia menarik tangan kiriku dan mencari jari yang mengenakan cincin kawin. Dipegang dan diamatinya, lalu bilang: “Pakai ini, kan?”

blog3Gadis kecil kami hari ini genap berusia 2 tahun dan 8 bulan. Seorang Ibu teman kami belum lama ini bilang, setengah becanda: “Sky cocok deh kalau jadi polisi.” Yah, memang ada benarnya. Sky sangat fokus dengan urut-urutan dan ‘aturan’. Jika ada sesuatu yang menurutnya tidak benar atau tidak menurut aturan, dia bakal memberitahu bagaimana yang seharusnya, pada siapa pun yang menurutnya harus mendengar. Kalau kami mau bepergian dia bakal mengecek apakah bawaan kami sudah lengkap: “Mama, sudah bawa tas? Dan kunci?” Sebetulnya praktis ya, karena aku memang sering lupa membawa sesuatu! Hehe…

Di bawah ini film dari kelas menarinya siang tadi. Setiap anak mendapat stiker di lantai sebagai tanda di mana dia harus duduk. Sky menjaga stikernya baik-baik, agak terlalu malah. Anak lain jelas tidak boleh duduk di stikernya. Dan bukan cuma itu, dia juga memberitahu anak-anak lain di mana mereka harus duduk. Kalau ada properti yang harus dibereskan sesudah menari (kain, pita, alat musik dll) Sky pasti yang paling bersemangat membereskan, dan dia juga mengejar-ngejar anak-anak lain sampai semua mengembalikan barang-barangnya. Tapi biarpun selalu fokus begitu, dia tetap saja mudah menjadi emosional. Lagu terakhir di kelas menarinya adalah lagu yang lembut dengan melodi yang sendu. Semua berbaring di lantai (tapi Sky tidak pernah mau) dan Ibu guru menari akan berkeliling dengan membawa kain lembut yang menyapu lantai. Ini momen di mana Sky masih sering harus menyeka air matanya, seperti juga yang terjadi siang tadi.

***

Thuisgekomen van school vertelde Sky: “Mama, op school zei E (haar vriendinnetje) dat zij wil trouwen… met mij.”
Ik: “Nou dat is lief. Want je trouwt alleen met iemand die je héél leuk vindt.”
Sky (even nadenken): “Hmm…net als papa en mama!” Daarna pakte zij mijn linkerhand en zocht ze mijn trouwring op. Dat vasthoudend zei ze: “Met deze, toch?”

Onze lieve meid is vandaag 2 jaar en 8 maanden oud geworden. Een bevriende moeder zei recent voor de grap: “Sky zou zo een politieagent kunnen worden.” Tja, daar zit een waarheid in. Sky is erg ingesteld op orde en ‘regeltjes’. Als iets volgens haar nog niet in orde is, vertelt ze graag hoe het moet, aan iedereen. Als wij naar buiten gaan checkt ze eerst of wij alles hebben: “Mama, heb je je tas al? En sleutel?” Op zich vrij handig, want ik vergeet heel vaak dingen! Hihi…

Hieronder is een filmpje van de dansles van vanmiddag. Elk kind kreeg een sticker op de vloer als teken waar hij of zij moest zitten. En Sky was erg gefocust op haar eigen sticker. Het kon niet dat een ander kind daar ging zitten, en zij vertelde ook aan haar buren waar zij allemaal moesten zitten. Als iets opgeruimd moest worden (lintjes, stofjes, muziek instrument enz) ging zij als eerste de spulletjes opruimen, en zat ze ook achter elk kind na totdat ze allemaal de spulletjes inleveren. Maar hoe streng zij ook is, emotioneel blijft ze. Bij het laatste lied met een zachte melodie en de juf die met een zwierig stofje langs iedereen ging (we moeten eigenlijk liggen, maar dat wil Sky natuurlijk nooit) moet ze nog vaak een traantje wegpinken, zoals vandaag ook het geval was.

some funny talks with our toddler

Standard

blog

Sky sedang bermain di luar rumah dengan papa. Waktu yang tepat untuk membersihkan ruang keluarga, terutama menyedot debu karpet di antara TV dan sofa, di mana Sky selalu bermain (dan makan, dan menjatuhkan segala remah-remah dan serpihan tanah liat dll). Saat semuanya sudah bersih, aku pikir mungkin asyik untuk menata semua mainan ‘Little People’nya di sekeliling karpet: rumah, peternakan, sekolah, istana, pasar malam, dan taman bermain. Sebetulnya ini sudah sering juga dia lakukan sendiri, supaya seputaran karpetnya menyerupai sebuah kota kecil untuk mainan boneka-boneka kecilnya. Memang terlihat menyenangkan sekali. Lalu Sky pulang ke rumah, langsung menuju ke ruang keluarga dan melihat apa yang sudah aku tata di karpet. Dia bilang: “Mama…ini sudah kamu bersihkan semua? Dan semua mainannya ditaruh di sini?” Dia mengeluh dan melanjutkan: “Sekarang harus aku bereskan semua deh…” Hahaha…ternyata tidak sesuai seleranya, dan dia kembalikan bangunan-bangunan mainannya satu demi satu. Biarpun begitu tak lama kemudian pemandangan karpet kami sebetulnya tidak jauh beda, berantakan seperti biasanya seperti terlihat di foto. 😀

blog2Satu lagi percakapan lucu hari-hari ini adalah tentang bahan baku benda-benda. Berawal saat aku secara tidak sengaja memecahkan gelas Mini Tikus kesayangannya saat dicuci. Aku menjelaskan bahwa bahan baku gelas (kaca) memang bisa pecah, lain dengan bahan plastik misalnya, seperti gelasnya yang lain. Lalu dia mulai bertanya-tanya tentang bahan benda-benda lain. Menunjuk segala macam benda di sekelilingnya dan bertanya: “Kalau ini, dari apa?” Jawaban kami: “Dari plastik, dari karet, dari kertas, dari kain, dari gelas, dari kayu…” Semuanya masih gampang dijawab, sampai saat dia bertanya: “Kalau aku?” sambil menunjuk ke dirinya sendiri. Kami menjelaskan bahwa dia adalah orang. Lalu dia menyimpulkan sendiri sambil tertawa-tawa: “Aku tidak terbuat dari apa-apa!” Setelah beberapa hari dia datang sambil membawa sebuah tempat makan: “Mama, kalau yang ini dari plastik ya, bukan dari gelas”. Dan pagi ini malah lebih mendalam lagi, katanya saat sarapan: “Stroop (semacam selai) apelnya ada di tempat plastik tebal dan daging ada di tempat plastik tipis.” Hehehe…jelas-jelas anak dari seorang material engineer nih! 😀

Dan siang ini dia main keluar dengan papa. Pulangnya di mobil Sky bertanya: “Papa, bisa berhenti sebentar nggak? Punggungku gatal.” Mereka sedang berada di tengah kota, jadi gampang untuk memarkir mobil sebentar di bahu jalan (beda dengan kalau sedang di jalan tol). Papa menuju ke kursi belakang dan menggaruk punggung Sky. Aku tentu saja tidak melihat reaksinya dengan mata kepala sendiri, tapi berdasar laporan papa katanya wajahnya saat itu betul-betul menunjukkan reaksi “aaahhhhh enaknyaaa….” Hahaha….

***

Sky was buiten met papa aan het spelen. Een goed moment om de woonkamer te stofzuigen, vooral het tapijt tussen de TV en de bank waar Sky altijd speelt (en eet, en kleit, en knoeit…). Toen alles weer schoon was, dacht ik dat het leuk zou zijn om al de speelgoed-gebouwen van haar ‘Little People’ setjes, dus het huis, de boerderij, de school, het kasteel, de kermis, en de speeltuin rondom het tapijt te zetten. Doet ze zelf ook vaak, dan heeft ze een soort speeleiland voor al de kleine poppetjes. Zag er gezellig uit. En dan kwam ze thuis, liep direct naar de woonkamer, zag wat ik gemaakt heb en zei: “Mama…heb je alles schoongemaakt en deze allemaal hier gezet?” Ze zuchtte en vervolgde: “En nu moet ik ze allemaal weer opruimen…” Hahaha….toch niet naar haar zin en zette ze de gebouwen een voor een weer terug. Hoewel niet lang daarna ziet het tapijt weer eruit zoals altijd, als een gestrande schip zoals op de foto te zien is. 😀

Eblog1en ander grappig gesprek deze dagen is over materialen. Het begon toen ik per ongeluk haar geliefde Minnie glas brak bij het afwassen. Ik legde haar uit dat het komt omdat het materiaal glas breekbaar is, anders dan haar andere beker van plastic bijvoorbeeld. Toen begon ze over andere materialen te vragen, wees ze naar allerlei spullen en vroeg: “En deze is van?” Ons antwoord: “Van plastic, van rubber, van papier, van stof, van glas, van hout…” Makkelijk, totdat ze naar zichzelf wees: “En ik?” We antwoordde dat zij een mens is, en lachend concludeerde ze zelf: “Ik ben van niks!” Na een paar dagen kwam ze met een eetbakje en zei: “Mama, deze is van plastic, niet van glas.” En vanmorgen ging het nog een stukje verder: “De stroop zit in een dikke plastic en het vlees in een dunne plastic…” Hahaha, duidelijk een dochter van een material engineer! 😀

En vanmiddag was zij op stap met papa. Toen ze terug reden in de auto vroeg Sky: “Papa, wil je even stoppen? Ik heb jeuk op mijn rug.” Het was midden in de stad en dus vrij makkelijk om de auto even te parkeren. Papa ging naar de achterbank en krabde Sky’s rug. Ik heb haar reactie natuurlijk niet zelf gezien, maar volgens papa was het echt zo’n “aaahhhhh lekkerrrr….” gezicht die zij toonde. Hahaha….

her biking progress

Standard

Ya ya…papa dan mama sekarang harus berolahraga tiap kali Sky duduk di atas sepedanya, baik yang sepeda kayuh maupun sepeda kuningnya dengan roda samping. Jadi maafkan kualitas filmnya ya, susah untuk bersamaan merekam film dan berlari-lari! Satu poin yang kami amati, biarpun Sky sudah lumayan pintar bersepeda, tapi dia belum mau/bisa bersepeda lama. Biasanya kami berkeliling kompleks saja menuju ke taman bermain yang berjarak beberapa blok. Tapi seringnya dalam perjalanan pulang kami harus mendorongnya (kalau dia duduk di sepeda kuningnya maka dia akan mengangkat kedua kakinya sehingga bisa kami dorong, dan kalau kami harus menggotong sepeda kayuhnya maka dia berjalan kaki saja ikut pulang). Tapi menyenangkan sekali ya melihatnya bersepeda begitu. Sering kami yang mengikutinya di belakang yang deg-degan, tapi sampai sekarang untungnya selalu lancar. Ada kalanya dia jatuh, tapi syukur sampai saat ini tidak pernah jatuh dengan keras (sambil mengetuk kayu 3 kali ya). 😉

***

Ja ja…het is nu sporten voor papa en mama als Sky op de fiets zit, zowel op de loopfiets als op de gele fiets met zijwieltjes. Dus sorry voor de kwaliteit van de filmpjes, het is lastig om te filmen en te rennen tegelijk! Een puntje is dat hoewel Sky nu goed kan fietsen, lang volhouden wil/kan ze nog niet. Meestal doen we een kort rondje naar de speeltuin een paar straten verderop, maar vaak op de terugweg moeten we haar toch even duwen (als zij op de gele fiets zit dan doet ze haar beide voeten omhoog, en als wij haar loopfiets moeten optillen dan gaat ze gewoon zelf lopen). Maar goed hè hoe zij nu fietst en stuurt! We houden vaak ons hart vast maar tot nu toe gaat het eigenlijk altijd goed. Af en toe valt ze wel maar nog nooit echt hard (klop klop op de hout). 😉

first time in the carousel, yayyy!

Standard

blog

Hari ini di Efteling (semacam Disneyland a la Belanda) tiba-tiba Sky bilang: “Aku sekarang sudah besar, aku mau naik komidi putar sendiri!”
Kami hampir tidak percaya akan apa yang kami dengar. Satu setengah bulan yang lalu kami menulis pos ini, di mana kami menjelaskan ketidaksukaan Sky akan segala atraksi yang bergerak. Waktu itu komidi putar adalah sebuah tabu besar untuknya, dan sekarang tiba-tiba dia menarik-narik tangan kami untuk segera menuju ke antrian untuk naik komidi putar! Biarpun tentu mama harus ikut, tidak naik sendiri. Beberapa minggu lalu kami pergi ke Efteling bersama-sama keluarga E, sahabat karib Sky. E dan kakak perempuannya sudah sangat terbiasa dengan segala macam atraksi di Efteling. Dan kami berpikir bahwa pengalaman ini sangat berarti buat Sky, melihat temannya yang “berani” naik dan mengikuti macam-macam permainan dan atraksi. Karena sejak saat itu pilihan atraksinya di Efteling jadi jauh lebih bervariasi. Senang sekali melihatnya! 🙂

***

Vandaag bij de Efteling zei Sky ineens: “Ik ben nu een grote meid, ik ga alleen in de draaimolen zitten!”
We konden onze oren bijna niet geloven. Anderhalf maand geleden postten we nog dit, waar wij haar afkeur voor bewegende objecten beschreven. Draaimolen was een grote “nee”, en nu ineens trok ze aan onze hand om in de rij te staan voor de draaimolen! Wel moest mama toch mee hoor, niet dat ze echt alleen ging zitten. Een paar weken geleden gingen we samen met de familie van E, haar vriendinnetje, naar de Efteling. E en haar grote zus zijn al gewend om in alle attracties te zitten, en we denken dat het Sky toch veel uitmaakt om te zien dat haar vriendin overal “durft” mee te doen en in te gaan. Want sindsdien zijn haar keuzes bij de Efteling flink breder geworden. Erg leuk om te zien! 🙂

first gift from Sinterklaas

Standard

Disclaimer for English speaking readers:
The Dutch Sinterklaas is not the same as the Christmas Santa Claus. Yes I know it sounds weird, but we kinda have double celebrations here (speaking about commercialism and consumerism during the holiday seasons…double as long!). When Santa Claus is celebrated at Dec 25th, Sinterklaas has come last week all the way from Spain, and will stay in this country until Dec 5th (his birthday) before heading back to Spain the day after. During these 3 weeks he and his helpers will travel around the country to spread gifts for all children who put their shoes in front of the fireplace (or the front door). 🙂

***

blog

Akhirnya Sky boleh menaruh sepatunya untuk Sinterklaas. Untung dia belum sadar bahwa sebetulnya aneh kalau dia baru boleh menaruh sepatunya di hari Jumat dan bukan hari-hari lainnya, hehe… Untuk tahun depan kami sudah belajar bahwa ada beberapa metode lain yang lebih meyakinkan, seperti membuat kartu yang menunjukkan apakah Sinterklaas ada di sekitar kota, atau boleh menaruh sepatu tiap hari, tapi Sinterklaas kan tidak tiap hari punya waktu untuk mengisi sepatunya.

Mungkin harus dijelaskan sedikit tentang Sinterklaas ini ya. Di Belanda memang perayaannya bisa dibilang dobel. Sinterklaas tidak sama dengan Santa Claus yang tentu saja dirayakan saat hari Natal. Sinterklaas ini ceritanya datang dari Spanyol naik kapal, dan datang sekitar pertengahan November (minggu lalu) ke Belanda. Di sini dia tinggal sampai tanggal 5 Desember (hari ulang tahunnya) dan akan balik lagi ke Spanyol di hari berikutnya. Selama 3 minggu ini dia dan pembantu-pembantunya para Piet akan berkeliling membagi-bagi hadiah untuk anak-anak yang menaruh sepatunya.

Kami memberi Sky sebuah wortel untuk ditaruh di sepatu, ini untuk Amerigo, kuda putih Sinterklaas. Selain itu Sky bersama dengan papa mewarnai sebuah gambar Sinterklaas (biasanya anak-anak menaruh hadiah kecil juga buat Sinterklaas di sepatu). Gambarnya digulung di sekitar wortel, lalu ditaruh di sepatu. Karena kami tidak punya perapian (ceritanya kan Piet akan masuk ke rumah lewat cerobong asap dan turun ke perapian) jadi sepatunya ditaruh di depan pintu masuk, kan Sinterklaas pasti harus lewat situ kalau mau masuk ke rumah. Lalu menyanyikan lagu Sinterklaas dan menunggu semalaman…

blog2Reaksi Sky pagi tadi sesudah bangun tidur bisa dilihat di film (ada di bagian paling bawah). Tidak bosan-bosannya kami tonton berulang kali…lucuuu banget!!! 🙂
Ini terjemahan isi filmnya:
Papa: “Kamu mau lihat apa Sky?”
Sky: “Lihat sepatu yang di depan pintu.”
Papa: “Oke, ayo kita lihat.”
Sky berlari ke pintu depan: “Masih ada… (diam) …ada kado di bawahnya… tapi wortelnya… wortelnya hilang! Ada kado…”
Papa: “Apa, wortelnya hilang?”
Sky: “Wortelku…iya hilang. Gambarnya juga hilang! Mungkin…mungkin ada di dalam kadonya!”
Papa: “Mungkin ada di dalam kado? Ayo kita lihat yuk.”

Sky memungut hadiah, surat dan sepatunya lalu berlari masuk ke ruang keluarga. Walaupun papa berusaha mengeremnya (tunggu sebentar Sky!) dan bertanya apa isi suratnya (karena harusnya surat ini dibaca dulu sebelum membuka kado), tapi Sky sudah tidak sabar dan mengeluarkan isi kadonya, lalu bilang:
Sky: “Ooo….selimut…lucu…”
Lalu dibongkarnya bungkus kado lagi, siapa tahu masih ada yang tersisa…

Bagian 2 dari film (Sky sudah dipakaikan kacamata oleh papa), dia melepas karet yang tadinya menggulung isi kadonya, lalu setelah mencermati dengan seksama benda yang tadinya dia kira selimut itu, lalu akhirnya bilang:
Sky: “Ooo…gaun…. Gaun bagus untukku! Wah, bagusnya…”
Lalu mengangkat jempolnya sambil masih terus mengagumi rok barunya, hehe…

Ini isi surat dari Sinterklaas yang menyertai si kado:

Sky yang manis,
Terima kasih banyak atas gambar yang kamu warnai,
dan Amerigo suka sekali dengan wortel yang kamu beri.
Aku sudah mendengar dari Piet-Tari,
bahwa kamu tiap minggu suka pergi menari.
Dengan perasaan yang mendalam akan ritme dan nada,
kamu menari mengikuti musik yang ceria.
Maka itu aku memberimu hadiah ini,
supaya minggu depan kamu bisa menari lagi.
Salam dari Sint.

blog1

***

Sky mocht eindelijk haar schoentje zetten. Gelukkig heeft ze nog niet zoveel besef waarom het raar is dat zij haar schoen op vrijdag mag zetten en niet op andere dagen, hihi…Voor volgend jaar hebben we al wat methodes geleerd om het makkelijker en betrouwbaarder te maken (bijv met een Piet-afstreep-kaart, of elke dag zetten maar Sint heeft natuurlijk niet elke dag tijd om langs te komen). We hebben haar een wortel gegeven voor in de schoen, uiteraard voor Amerigo, het paard van Sinterklaas. Daarnaast kleurde Sky samen met papa een mooie tekening van en voor Sinterklaas in. Tekening om de wortel heen gerold en in de schoen gezet. We hebben geen schoorsteen dus Sint zal wel via de voordeur naar binnen moeten, dus heeft ze haar schoen bij de voordeur gezet. Sinterklaasliedjes gezongen, en afwachten maar.

Wat er de volgende morgen (vanmorgen dus) gebeurde kun je beter zelf kijken in het filmpje (helemaal onderaan). We hebben het nu al een paar keer bekeken, kunnen er geen genoeg van krijgen… ge-wel-dig!!! 🙂

De begeleidende brief van Sinterklaas:

Lieve Sky,
Hartelijk dank voor de mooie tekening van mij,
en met de wortel is Amerigo erg blij.
Ik heb van Dans Piet gehoord,
dat je elke week een dansje scoort.
Met veel gevoel van ritmiek,
dans je op vrolijke muziek.
Daarom stop ik dit in je schoen,
dan kun je volgende week weer een dansje doen.
Groet, Sint.